Sabtu, 12 November 2016

TARI SAMAN DAN TARI RATOH DUEK



Antara tari saman dan tari Ratoh Duek merupakan dua tarian yang sanangat berdeda walau banyak di antara kalangan masanyarakat salah berpendapat pada hal tersebut. Perbedaan perrama yang mencolok adalah bahwasanya  tari Saman tidak di tarikan oleh wanita, melain kan pria dengan jumlah penari ganjil. Sedangkan tariRatoh Duek di tarikan oleh wanita dengan jumlah penari genap, tari Ratoh Duek di kendalikan oleh dua orang syahi ( penyanyi syair di luar pormasi duduk penari), sedangkan tari Saman di kendalikan oleh seorang penangkat yang duduk di dalam formasi barisan penarih paling tengah. Syair tari Saman selalu menggunakan bahasa Gayo, sedangkan syair tari Ratoh Duek menggunakan bahasa aceh.
Kemudian tari Saman di bagi ke dalam beberapa beberapa gerakan atau bagian utama dalam posisi duduk yaitu:
·         Regum, merupakan bagian pembuka dari tarian berupa auman yang belum berbentuk kata
·         Dering, adalah lanjutan auman yang sudah mempunyai kata
·         Salam, adalah pemberian salam penghormatan bagi seluruh undangan yang hadir
·         Uluni lagu, merupakan gerakan lembut sebelum gerakan keras
·         Lagu, adalah gerakan yang mempunyai banyak kreasi
·         Anak nilagu, merupakan gerakan ringan yang terkadang terjadi selang seling
Sedangkan Ratoh Duek, gerakanya  dalam posisi duduk yang terdiri dari gerakan tangan menepuk dada dan paha, gelengan kepala ke kanan dan kekiri, gerakan duduk dan berlutut, serta  mempersilangkan tangan dengan penari lain di sebelahnya yang dilakukan dengan urutan yang fleksubel, dapat berubah dan di kreasikan sewaktu waktu, namun demikian tari di buka dengan salam, syairpun dinyanyikan sebagai mana biasanya. Syair yang di bawakan  berupa nyayian yang di bawakan oleh syahi dan kemudian di sahut oleh penari lainya.
 Hal lain yang membedakan tari Saman dengan tari Ratoh Duek adalah kehadiran music pengiring. Tari saman tidak pernah di iringi oleh alat musik, sedangan tari Ratoh Duek di iringi oleh alat music rapai
Selanjutnya terdapat perbedaan di kostum, kostum penari Saman  adalah  pakaian adat suku Gayo yang di sebut baju kanong dengan motif kerrawang ( pakaian dasar hitam dengan motif warna kuning, merah, dan hijau) dan di kepala  di pakai bulang teleng yang di sertai daun kepies, namun daun ini semakin langka dan dig anti dengan daun pandan, dan sewaktu waktu bulang teleng ak


an di lepas  ketika gerakan mulai lebih kencang akan di pakai kembali setelah tatian selesai
Tari Ratoh Duek  menggunakan pakaian polos berwarna yang di padukan dengan kain songket aceh dan ikat kepala yang gjuga berwarna yang dapat di modifikasi atau di kreasikan. Dan ikat kepala tidak pernah di lepas dari mulainya tarian sampai berahir.
Setelah kita mengetahui perbedaan atara tari Saman dengan Ratoh Duek semoga dengan ini kita semua bisa membedakan atara tari saman dan tari Ratoh Duek, agar tidak terjadi kesalah pahaman di kemudian hari.
SUMBER: Info budaya.com oleh Nurmala khaira,s.s
 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar