Sabtu, 12 November 2016

PERAN AYAH DAN IBU BAGI ANAK DAN KARAKTERISTIK ANAK DOWN SYNDROME



Anak Cerdas seperti Einstein; Penerapan dalam psikologi anak
Hingga saat ini, sulit untuk menguraikan apa yang dimaksud dengan kecerdasan karena termnya begitu kompleks. Kecerdasan tak sebatas hanya kecerdasan di sekolah yang terukur dari kemampuan anak dalam belajar membaca, berhitung, atau menggambar. Lebih dari itu. Kecerdasan adalah kemampuan berpikir pada tingkatan yang lebih tinggi, yang mencakup; pembentukan konsep, pemecahan masalah, kreativitas, memori, persepsi, dan masih banyak lagi.
Ada sejumlah kemampuan kognitif atau kemampuan berpikir yang menggambarkan kecerdasan psikologi anak, antara lain: kemampuan untuk mengelompokkan pola, kemampuan memodifikasi perilaku agar lebih adaptif, kemampuan melakukan penalaran deduktif, kemampuan melakukan penalaran induktif, kemampuan mengembangkan konsep, dan kemampuan untuk memahami atau melihat keterkaitan pada sejumlah informasi. Semuanya ini sangat berguna untuk membangun

PERAN AYAH DAN IBU BAGI ANAK DAN KARAKTERISTIK ANAK DOWN SYNDROME



Anak Cerdas seperti Einstein; Penerapan dalam psikologi anak
Hingga saat ini, sulit untuk menguraikan apa yang dimaksud dengan kecerdasan karena termnya begitu kompleks. Kecerdasan tak sebatas hanya kecerdasan di sekolah yang terukur dari kemampuan anak dalam belajar membaca, berhitung, atau menggambar. Lebih dari itu. Kecerdasan adalah kemampuan berpikir pada tingkatan yang lebih tinggi, yang mencakup; pembentukan konsep, pemecahan masalah, kreativitas, memori, persepsi, dan masih banyak lagi.
Ada sejumlah kemampuan kognitif atau kemampuan berpikir yang menggambarkan kecerdasan psikologi anak, antara lain: kemampuan untuk mengelompokkan pola, kemampuan memodifikasi perilaku agar lebih adaptif, kemampuan melakukan penalaran deduktif, kemampuan melakukan penalaran induktif, kemampuan mengembangkan konsep, dan kemampuan untuk memahami atau melihat keterkaitan pada sejumlah informasi. Semuanya ini sangat berguna untuk membangun psikologi anak yang semakin baik sesuai tumbuh kembangnya.
Dalam perkembangan psikologi anak, salah satu kemampuan yang sangat dikenal luas oleh orangtua adalah kemampuan melakukan penalaran berpikir secara matematis, seperti yang dimiliki oleh Albert Einstein. Kecerdasan psikologi anak pada area ini dipercaya dapat mewakili kecerdasan psikologi anak pada area yang lain. Mengembangkan kecerdasan psikologi anak dalam melakukan kemampuan berpkir logis akan meningkatkan kecerdasan psikologi anak secara umum, meski sesungguhnya orangtua dapat mengembangkan berbagai kemampuan logika berpikir lain yang ada anak, seperti logika berpikir dalam menganalisis masalah dalam sebuah cerita, dalam sebuah gambar atau balok, dalam sebuah gerakan tari atau senam, dalam sebuah irama lagu, dan masih banyak lagi.
Kecerdasan psikologi anak merupakan kemampuan berpikir yang lebih advance. Untuk dapat meningkatkan kecerdasan psikologi anak, Ayah pun perlu turut belajar memahami tahap perkembangan psikologi anak dan kemampuan berpikir pada setiap tahap usia anak.
Status Perkembangan Kognitif Anak, Peran Ayah dalam Pengembangannya, dan pengaruhnya pada psikologi anak.
Jean Piaget merumuskan tentang tahap perkembangan kemampuan kognitif pada anak. Menurutnya, kemampuan berpikir pada anak berubah untuk setiap tahap tumbuh kembang dan memiliki penekanan pada kemampuan tertentu.

Usia
Perilaku
Sensori Motor
0-2 tahun
Anak memersepsi dan bertindak
Tahap berefleks
0-1 bulan
Melatih refleks yang sudah ada, misalnya: menghisap
Mengulang tindakan. Misalnya:membuka dan menutup tangan
Tahap reaksi primer
1-4 bulan
Menggunakan dua penginderaan sekaligus. Misalnya:lihat dan dengar
Tahap reaksi Sekunder
4-8 bulan
Mengulang tindakan untuk melihat perubahan lingkungan. Misalnya: menendang mainan gantung untuk melihatnya bergerak menjauh
Tahap koordinasi
8-12 bulan
Memberikan respon untuk menyelesaikan masalah. Misalnya: memindahkan penutup untuk mengambil mainan
Tahap reaksi tertier
12-18 bulan
Tertarik pada karakter sebuah mainan untuk melihat bagimana mainan bisa berfungsi. Bayi sudah bisa meniru lebih akurat.
Awal berpikir
18-24 bulan
Anak mulai mengunakan bahasa dan simbol
Periode
Pre-opreational
2-7 tahun
Anak mulai menghadirkan obyek atau orang dengan menggunakan simbol (misalnya: bahasa)
Tahap pre-konseptual
2-4 tahun
Menghadirkan setiap pengalamannya secara mental dengan menggunakan bahasa, lebih imajinatif dalam bermain.
Tahap intuitif
4-7 tahun
Mulai merespon secara intuitif namun lebih menaruh perhatian pada tampilan sebuah obyek, seperti gelas yang lebih tinggi akan menyimpan air lebih banyak daripada gelas yang pendek
Berdasarkan status perkembangan kognitif anak seperti yang diuraikan di atas, Ayah dapat menyelami kemampuan seperti apa yang sedang berkembang pada anaknya di usia tertentu. Sehingga Ayah dapat menentukan permainan dan kegiatan seperti apa yang dapat merangsang perkembangan kemampuan berpikir anak agar kecerdasannya optimal.
Berdasarkan status perkembangan kognitif anak seperti yang diuraikan di atas, Ayah dapat menyelami kemampuan psikologi anakseperti apa yang sedang berkembang pada anaknya di usia tertentu. Sehingga Ayah dapat menentukan permainan dan kegiatan seperti apa yang dapat merangsang perkembangan psikologi anak dan kemampuan berpikir anak agar kecerdasannya optimal.
Sama seperti pada kondisi fisiknya, anak down syndrome juga memiliki kondisi psikologis yang berbeda dengan anak pada umumnya.
Namun sebelum membahasnya lebih jauh, yang harus ayah dan bunda tahu bahwa ada satu kondisi psikologis yang menakjubkan dan sangat menonjol pada anak down syndrome. Hampir semua anak down syndrome mempunyai hati yang penyayang, lembut hati dan selalu ingin membuat senang orang lain di sekitarnya. Mereka juga cenderung untuk ingin berteman dengan siapa saja, ramah dan ingin menyapa bahkan memberi pelukan.
Akan tetapi, ada beberapa hal yang juga harus ayah bunda perhatikan. Anak down syndrome juga mempunyai kondisi psikologis tertentu yang membutuhkan perhatian dan pengertian dari orang tua dan orang-orang yang ada disekitarnya.
Pertama, hampir semua anak down syndrome mengalami gangguan belajar (learning disability) yang disebabkan kurang berkembangnya kemampuan berpikir.  Butuh waktu yang lama bagi anak down syndrome untuk mempelajari hal baru seperti ketrampilan tertentu atau mengerti hal dan pengetahuan baru. Seperti ketika kita mengajarkan mengganti baju, membutuhkan proses yang cukup lama untuk mengajarkan hal tersebut dan dilakukan setahap demi setahap.
Kedua, anak down syndrome cenderung memiliki suasana hati yang tidak stabil bahkan rentan mengalami depresi. Hal tersebut seringkali mengubahnya menjadi menarik diri dari lingkungan, mengalami penurunan minat pada lingkungan sekitarnya bahkan menjadikannya tidak mau bergaul dengan orang lain.
Ketiga, anak down syndrome cenderung memiliki perilaku yang impulsive untuk melakukan sesuatu sesuai keinginannya tanpa memiliki kemampuan untuk  memahami dan mempertimbangkan konsekwensi dari tindakan tersebut.
Keempat, pada umumnya anak down syndrome mengalami gangguan tidur sehingga anak cenderung untuk mengantuk di siang hari dan kurang memperhatikan dalam interaksi.
Demikian ayah dan bunda, sekali lagi mengenali dan mengerti kondisi psikologis anak down syndrome juga merupakan hal yang tidak kalah penting selain memperhatikan kondisi dan kesehatan fisiknya. Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu dalam mengasuh putra putrid ayah dan bunda.

Sumbe:bisa mandiri
      psikologo anak.com

TARI SAMAN DAN TARI RATOH DUEK



Antara tari saman dan tari Ratoh Duek merupakan dua tarian yang sanangat berdeda walau banyak di antara kalangan masanyarakat salah berpendapat pada hal tersebut. Perbedaan perrama yang mencolok adalah bahwasanya  tari Saman tidak di tarikan oleh wanita, melain kan pria dengan jumlah penari ganjil. Sedangkan tariRatoh Duek di tarikan oleh wanita dengan jumlah penari genap, tari Ratoh Duek di kendalikan oleh dua orang syahi ( penyanyi syair di luar pormasi duduk penari), sedangkan tari Saman di kendalikan oleh seorang penangkat yang duduk di dalam formasi barisan penarih paling tengah. Syair tari Saman selalu menggunakan bahasa Gayo, sedangkan syair tari Ratoh Duek menggunakan bahasa aceh.
Kemudian tari Saman di bagi ke dalam beberapa beberapa gerakan atau bagian utama dalam posisi duduk yaitu:
·         Regum, merupakan bagian pembuka dari tarian berupa auman yang belum berbentuk kata
·         Dering, adalah lanjutan auman yang sudah mempunyai kata
·         Salam, adalah pemberian salam penghormatan bagi seluruh undangan yang hadir
·         Uluni lagu, merupakan gerakan lembut sebelum gerakan keras
·         Lagu, adalah gerakan yang mempunyai banyak kreasi
·         Anak nilagu, merupakan gerakan ringan yang terkadang terjadi selang seling
Sedangkan Ratoh Duek, gerakanya  dalam posisi duduk yang terdiri dari gerakan tangan menepuk dada dan paha, gelengan kepala ke kanan dan kekiri, gerakan duduk dan berlutut, serta  mempersilangkan tangan dengan penari lain di sebelahnya yang dilakukan dengan urutan yang fleksubel, dapat berubah dan di kreasikan sewaktu waktu, namun demikian tari di buka dengan salam, syairpun dinyanyikan sebagai mana biasanya. Syair yang di bawakan  berupa nyayian yang di bawakan oleh syahi dan kemudian di sahut oleh penari lainya.
 Hal lain yang membedakan tari Saman dengan tari Ratoh Duek adalah kehadiran music pengiring. Tari saman tidak pernah di iringi oleh alat musik, sedangan tari Ratoh Duek di iringi oleh alat music rapai
Selanjutnya terdapat perbedaan di kostum, kostum penari Saman  adalah  pakaian adat suku Gayo yang di sebut baju kanong dengan motif kerrawang ( pakaian dasar hitam dengan motif warna kuning, merah, dan hijau) dan di kepala  di pakai bulang teleng yang di sertai daun kepies, namun daun ini semakin langka dan dig anti dengan daun pandan, dan sewaktu waktu bulang teleng ak


an di lepas  ketika gerakan mulai lebih kencang akan di pakai kembali setelah tatian selesai
Tari Ratoh Duek  menggunakan pakaian polos berwarna yang di padukan dengan kain songket aceh dan ikat kepala yang gjuga berwarna yang dapat di modifikasi atau di kreasikan. Dan ikat kepala tidak pernah di lepas dari mulainya tarian sampai berahir.
Setelah kita mengetahui perbedaan atara tari Saman dengan Ratoh Duek semoga dengan ini kita semua bisa membedakan atara tari saman dan tari Ratoh Duek, agar tidak terjadi kesalah pahaman di kemudian hari.
SUMBER: Info budaya.com oleh Nurmala khaira,s.s
 


Rabu, 09 November 2016

VISI DAN MISI UIN SUNAN KALIJAGA
























Visi:
Unggul dan Terkemuka dalam Pemanduan dan Pengembangan Keislaman dan Keilmuan bagi Peradaban.
Misi:
  1. Memadukan dan mengembangkan studi keislaman, keilmuan, dan keindonesiaan dalam pendidikan dan pengajaran.
  2. Mengembangkan budaya ijtihad dalam penelitian multidisipliner yang bermanfaat bagi kepentingan akademik dan masyarakat.
  3. Meningkatkan peran serta institusi dalam menyelesaikan persoalan bangsa berdasarkan pada wawasan keislaman dan keilmuan bagi terwujudnya masyarakat madani.
  4. Membangun kepercayaan dan mengembangkan kerjasama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.
Tujuan:
  1. Menghasilkan sarjana yang mempunyai kemampuan akademis dan profesional yang integratif-interkonektif.
  2. Menghasilkan sarjana yang beriman, berakhlak mulia, memiliki kecakapan sosial, manajerial, dan berjiwa kewirausahaan serta rasa tanggung jawab sosial kemasyarakatan.
  3. Menghasilkan sarjana yang yang menghargai dan menjiwai nilai-nilai keilmuan dan kemanusiaan.
  4. Menjadikan Universitas sebagai pusat studi yang unggul dalam bidang kajian dan penelitian yang integratif-interkonektif.
  5. Membangun jaringan yang kokoh dan fungsional dengan para alumni.
SUMBER: uin_suka.ac.id