Sebuah impian..
Terpikir bahwa impian itu sungguh rumid, manusia tak pernah lepas dari sebuah impian, ntah iru menjafi kenyataan atau sebuah angan-angan itu adalah impian. Impian itu rumit, untuk sekarang kamu banyak memikirkan sebuah jalan menuju sukses, yang jejalas bertujuan mencapai sesuatu, rasanya sungguh nyata, tapi itu hanya sebuah lampu bersinar disebuah kepala, belum terlaksana, bagaimana impian bisa ada? Mungkin karna nafsu yg menembus dinding otak,mengeluarkan sebuah gagasan untuk mencapai sesuatu sehingga impian itu semakin banyak, semakin dekat atau semakin jauh! Pribadi semakin berani (mungkin saja).
Ini adalah cerita karna aku masih kuliah meraih sesuatu itu sudah pasti memenuhi otak ku. Dimana aku ingin ini dan itu, ingrn cepat selesai di perkuliahan, ingin tinggal bersama orang tua, ingin punya aset sendiri, bahkan punya trman yang banyak dan menyalurkan hobi, impian itu terus bergulir maju dan mundur.
Lingkungan...
Sangat mempengaruhi impian. Semakin kamu pergi kesuatu tempat yang menarik, maka semakin berkembang pula pola pikir mu akan suatu hal yang menurut mu itu manarik, lingkungan kampung halaman ku afalah lingkungan yang kecil, belum banyak penfuduk, udara masih sejuk dan segar, dari sini aku rindu akan bermacam hal disana, namun disini wawasan ku semakin luas, banyak yang ingin kulakukan jika aku kembali dan tentunya mampu. Karba lingkungan disini mempengaruhi ku begitu jauh dan pengaruh itu berupa pengaruh yg baik maupun pengaruh yang buruk. Namun sebisa mungkin menjauhi pengaruh yang buruk.
Krluarga...
Penopang ku selama ini, ketifak jujuran ku, kenakalan ku, rahasi, itulah yg kurasakan saat disini, semakin dipikirkan semakin pait rasanya tentang hal yg buruk, namun.. Mereka manis, sehat, jati diri, semangat, dan proyek utama, harta utama dan impian utama, semua impian ku rasanya yg utama adalah mereka.
Sekian...
Tulisan ini adalah sebuah cerita, karna tifak ingin melupakan sejarah, dan ingin hidup lebih baik